#htmlcaption1 #htmlcaption3

Thursday, November 28, 2013

SPIRITULITAS AKHIR ZAMAN

SPIRITULITAS AKHIR ZAMAN - Pekan I Adven 2013

“Hendaklah kamu selalu siap siaga, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga” (Matius 24: 44)

Minggu ini adalah Pekan Pertama dalam Masa Advent. Inilah masa penantian kedatangan Tuhan. Gereja dan manusia merindukan kedatangan Tuhan dengan berjaga. Kerinduan akan kedatangan Tuhan adalah kerinduan kita semua. Namun sering kali kerinduan ini terlepas dari perhatian dunia. Dunia tidak memikirkan kedatangan Tuhan. Kerinduan pada kedatangan Tuhan juga kita sadari dalam setiap perayaan Ekaristi. Gereja yang merayakan Ekaristi adalah Gereja yang berjaga bersiap menantikan kedatangan Tuhan.

Empat pekan dalam Masa Adven adalah persiapan untuk menerima dan menghayati misteri kedatangan Tuhan. Kita hidup di dunia yang tidak memperhatikan Misteri Kedatangan Tuhan ini. Banyak bencana, ketidakadilan, tetapi Kapan Tuhan datang? Apakah kita sudah semakin mendekati akhir zaman? Pertanyaan semacam ini bukanlah inti persoalannya. Tuhan yang kita nantikan adalah Tuhan yang menjadi sumber dan tujuan seluruh kehidupan. Matius 24: 37-44 menegaskan bagaimana kita harus hidup di tengah zaman ini. Kita harus hidup dengan ‘spritualitas akhir zaman’. Apa artinya? Kita harus menghayati setiap hari hidup kita seperti kita berada pada akhir zaman. Berjaga dan berdoa adalah sikap dan tindakan orang yang menyadari ‘spiritualitas akhir zaman’. Dengan doa dan berjaga kita menjadi siap menyongsong kedatangan Tuhan yang dapat kita ketahui kapan akan datang.

Dengan mata manusiawi kita, Tuhan tidak nampak berada di dunia. Tuhan seolah jauh dari manusia. Namun Tuhan tetap hadir dengan tersembunyi di tengah dunia. Tuhan terus hadir dan berkarya di dalam hidup kita. Inilah misteri kedatangan Tuhan. Tuhan yang mulia dan penuh kuasa itu sudah ada namun tersembunyi. Hanya orang yang percaya dapat merasakan dan mengalami kedatangan Tuhan semacam itu. Hanya orang yang beriman dapat hidup dengan berjaga dan berdoa. Adven adalah undangan untuk menghayati Misteri Kedatangan Tuhan. Adven adalah undangan untuk memperdalam iman dengan berjaga dan berdoa. Tuhan Memberkati kita semua. (Rm. Gregorius Kukuh Nugroho CM)

Sunday, November 10, 2013

Renungan Hari Minggu Biasa XXXII

ALLAH ORANG HIDUP

Hal yang lumrah jika dalam hidup beriman kita membandingkan kehidupan di surga lewat kacamata keseharian di dunia. Hal ini terjadi karena paradigma kita dibentuk oleh pengalaman manusiawi kita. Demikian juga dengan orang Saduki yang mengajukan pertanyaan soal siapa yang sah menjadi suami bagi wanita yang telah menikahi tujuh saudara pada hari kebangkitan. Orang Saduki menghayati hukum perkawinan Levirat yang mewajibkan jika seorang lelaki kawin lalu mati tanpa punya anak, saudaranya yang hidup harus mengambil sang janda dan mengupayakan anak bagi saudaranya yang mati itu (bdk. Ul 25: 5-10). Pemahaman ini mereka angkat untuk menguji Yesus dalam pewartaannya tentang kebangkitan yang oleh orang Saduki sendiri ditolak.

Jawaban Yesus sungguh mengagumkan, Ia menjawab dengan tegas bahwa hidup kekal merupakan sebuah kehidupan yang berbeda dari cara pandang manusiawi. Dalam hidup kekal manusia terlepas dari kefanaan manusiawinya. Pada hari kebangkitan, mereka yang dipandang layak disamakan dengan para malaikat, mereka menjadi putra-putri Allah. Cara hidup mereka diubah karena tidak ada lagi kematian, yang ada ialah kehidupan kekal bersama Allah. Karena itulah Yesus mengangkat memoria iman Musa, bahwa Allah adalah Allah orang hidup, bukan Allah orang mati (ay. 38).

Dalam iman kita sungguh percaya bahwa lewat pembaptisan kita dimasukkan dalam keluarga Allah, kita dimatikan dari dosa dan hidup bersama Allah. Ini berarti sejak di dunia kita telah digabungkan dengan Allah sendiri. Dihadapannya semua orang hidup. Siapa yang digolongkan dengan orang hidup itu? Yakni mereka yang hidup di bawah kepercayaan kepada kehendakNya. Hanya mereka yang menyelaraskan hidup dengan kehendak dan tuntunan Allah sendirilah yang kemudian menghasilkan buah kebangkitan. Dan kita percaya bahwa Ia-lah Allah bagi kita manusia yang menantikan kebangkitan bersama-Nya, Ia adalah Allah orang hidup! (Fr. Daniel Ortega CM)

Renungan Harian Minggu Biasa XXXII

Senin, 11 November 2013 - Lukas 17:1-6
Pengalaman tersesat tentu tidak kita sukai. Karena nya, berhati-hati dan selalu waspada serta bijaksanlah dalam segala hal, meskipun resiko tersesat itu tetap ada. Kita mesti mau saling menasehati, menegur dan memberi ampun. Saudaraku, adakah Anda selalu berusaha agar pikiran, perkataan dan perbuatan Anda tidak menyesatkan sesama?

Selasa, 12 November 2013 - Lukas 17:7-10
Berusahalah menjadi 'alter Kristus' yang melayani sebagai hamba yang harus melakukannya dengan rela dan setia, tanpa pamrih demi kebaikan dan keselamatan sesama. Saudaraku, sejauh mana Anda meyakini bahwa Yesuslah hadiah dan upah Anda yang terbesar karena jasa dan karya pelayanan yang Anda berikan terhadao sesama?

Rabu, 13 November 2013 - Lukas 17:11-19
Setitik perhatian dan cinta yang kita berikan dapat membuat orang lain menemukan kembali arti dan makna kehidupannya. Saudaraku, adakah Anda memilki kepekaan, hasrat, keinginan berbuat sesuatu bagi sesama yang menderita demi kebahagiaan sesama dan meringankan beban hidupnya?

Kamis, 14 November 2013 - Lukas  17:20-25
Berbuat kebaikan, keadilan, cinta kasih, pelayanan, pengampunan, kemurnian, kesetiaan senantiasa harus melewati salib, namun ujungnya kehidupan kekal. Berbuat sebaliknya yang gampang dan manis mempesona sementara ujungnya maut. Saudara-ku, Anda sedang mengarah ke ujung yang mana?

Jumat, 15 November 2013 - Lukas 17:26-37
Janganlah gentar dan takut dengan situasi jaman yang serba tak teratur, kacau. Tetaplah teguh, gigih berjuang bersama Tuham dan sesama, bersama berupaya menghidupi hidup yang mengarah pada kehidupan kekal. Saudara-ku, apa yang ingin Anda wartakan kepada sesama, ketakutan dan keteguhan Anda?

Sabtu, 16 Novenber 2013 - Lukas 18:1-8
Hidup ini merupakan suatu proses yang harus dilalui secara utuh dalam suka dan duka. Demikian pula dengan hidup doa. Tak ada jalan pintas, ' instant', serba cepat. Tak ada gunanya memaksa Tuhan mengabulkan doa permohonan kita dengan 'super-kilat'. Saudara-ku dalam berdoa Anda ingin mengikuti jalan-Nya atau ingin memaksakan kehendak Anda sendiri? (Hd)


ST.MARTINUS dari TOURS

ST.MARTINUS dari TOURS

Martinus lahir di Sabaria, Pannonia (Szombathely, Hungaria Barat) tahun 335 dan dibesarkan di Italia. Sulpicius Severus, pengikut dan penulis riwayat hidupnya, mengatakan bahwa Martinus pada usia 10 tahun tanpa sepengetahuan orang tuanya mengikuti pelajaran agama Kristen. Ketika berusia 15 tahun, Martinus dimasukan oleh ayahnya dalam dinas militer

Dalam suatu perjalanan dinas ke kota Amiens, pada musim dingin, Martinus berpapasan dengan seorang pengemis yang kedinginan. Pengemis itu mengulurkan tangannya meminta sesuatu daripadanya tapi Martinus tidak membawa uang sepeserpun saat itu. Tergerak oleh belas kasihannya yang besar, dengan pedangnya, ia segera membelah mantelnya; sebagian diberikan kepada pengemis itu. Ketika memasuki kota Amiens, banyak orang mentertawakan dia karena mantelnya yang aneh itu.

Pada malam itu juga Yesus bersama sejumlah malaikat Allah menampakan diri kepadanya. Martinus melihat Yesus mengenakan mantel setengah potong yang diberikannya kepada pengemis malang tadi. Kepada para Malaikat, Yesus berkata: "Martin, seorang katekumen, memberikan Aku mantel ini". Tak lama kemudian ia dipermandikan dan berhenti dari dinas militer Romawi

Ia menjadi murid St. Hilarius, Uskup Poiters. Setelah dididik oleh St.Hieronimus, ia ditahbiskan menjadi imam dan diutus mewartakan injil ke Illiikum, Yugoslavia. Ia bersama St.Hilarius mendirikan sebuah biara pertama di Liguge, Prancis. Di biara ini ia menjadi pembimbing bagi rahub-rahib lain yang mengikuti jejaknya.

Pada usia 55 tahun, Martinus ditahbiskan menjadi Uskup Tours. Ia tidak mempunyai istana yang istimewa, hanya sebuah bilik sederhana di samping sakristi gereja. Bersama rahib-rahibnya Martinus giat mewartakan injil. Kotbah-kotbahnya diteguhkan Tuhan dengan banyak mujizat. Dengan berjalan kaki, naik keledai, atau dengan perahu layar ia mengunjungi semua desa di keuskupannya. Ia tak gentar menghancurkan tempat-tempat pemujaan berhala, dan tanpa takut-takut menentang praktek hukuman mati yang dijatuhkan kaisar terhadap tukang-tukang sihir dan penyebar ajaran sesat. Itulah sebabnya ia tidak disukai oleh orang-orang kristen yang fanatik. Tetapi Martinus tetap pada pendiriannya: menjunjung tinggi keadilan dan menentang sistem paksaan. Martinus adalah salah seorang dari para kudus yang bukan martir. Ia meninggal dunia pada tanggal 8 November 397. Pestanya: 11 November (Ursula)

PENANGGALAN LITURGI GEREJA

Ada perbedaan antara tahun masehi (kalender umum) dengan tahun liturgi Gereja (Kalender Liturgi). Karena tahun masehi berawal pada tanggal 1 Januari dan berakhir tanggal 31 Desember, sedangkan tahun liturgi Gereja berawal pada hari Minggu Adven I dan berakhir pada Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam.

Gereja Katolik memiliki sistem penanggalan sendiri yang dipakai oleh Gereja terutama untuk keperluan liturgi. Sistem penanggalan Gereja Katolik tersebut disebut Kalendarium Liturgi atau Penanggalan Liturgi yang disusun secara teratur untuk satu tahun

Panitia khusus di roma telah menyusun sistem penanggalan tahun liturgi tersebut agar seluruh Kitab suci dibacakan dan direnungkan dalam perayaan Ekaristi selama kurang lebih 3 tahun. Maka panitia khusus tersebut membuat 2 klasifikasi dalam menyusun tahun liturgi yakni Tahun A / B / C dan Tahun I / II

Dalam tahun liturgi A, dimaksudkan bacaan Injil pada hari-hari Minggu diambil dari Injil Matius
Dalam tahun liturgi B, dimaksudkan bacaan Injil pada hari-hari Minggu diambil dari Injil Markus
Dalam tahun liturgi C, dimaksudkan bacaan Injil pada hari-hari Minggu diambil dari Injil Lukas

Sedangkan cara menentukan tahun liturgi A / B / C memakai rumusan sebagai berikut:
Tahun Masehi:
  • Bila dibagi 3, sisa satu berarti tahun A
  • Bila dibagi 3, sisa dua berarti tahun B
  • Bila dibagi 3, habis berarti tahun C
Dan apa yang dimaksud dengan tahun liturgi I dan II:
Dalam tahun liturgi I, dimaksudkan bacaan Ekaristi hari Biasa - misa harian - diambil dari buku Tahun I
Dalam tahun liturgi II, dimaksudkan bacaan Ekaristi hari Biasa - misa harian - diambil dari buku Tahun II

Sedangkan cara menentukan tahun liturhi I dan II memakai rumusan sebagai berikut:
  • Tahun I : Bila angka bilangan Tahun Masehi ganjil
  • Tahun II : Bila angka bilangan Tahun Masehi genap
Contoh: tahun 2014 (genap) berarti tahun liturgi II, tahun 2014 dibagi 3 = 671 (sisa satu) berarti tahun 2014 merupakan tahun liturgi A. Jadi tahun 2014 menurut penanggalan Liturgi: tahun A /II

Saudaraku, semoga penjelasan singkat ini membantu kita untuk lebih memahami klasifikasi penanggalan Liturgi Gereja Katolik yang kita pakai dan miliki. Sistem penanggalan ini sama di seluruh dunia. Dengan demikian diharapkan kita semakin menyadari proses pertumbuhan penghayatan hidup iman, sehingga penghayatan hidup iman kita menjadi lebih terarah dari tahun ke tahun

Pengumuman Perkawinan Bulan November 2013

AKAN MENIKAH SECARA KATOLIK DI BULAN NOVEMBER 2013

  1. Antonius Dicky Gunawan Hadiasali (Paroki St.Aloysius Gonzaga) & Maria Angela Marcellina Soehartono (Lingkungan Heronimus-3)
  2. Michael Ong Chung Wen (Lingkungan Cornelius-1) & Elfrida Sevi Sophia Etty (Lingkungan Bartolomeus-2)
  3. Denny Variansyah & Redempta Rike Taurina (Lingkungan Fransiskus Xaverius-2)
  4. Patrick Robert Cahyadi Soegiono (Santo Paulus Ambulu, Jember) & Maria Kristina Helke Tedjadiputra (Lingkungan Heronimus-3)
  5. Aloysius Nicolas Sutanto (Lingkungan Agustinus-3) & Deborah Theresia Eikema
  6. Ferrenz Gabriel Lengkong & Theresia Fanny Wijayanti (Lingkungan Cornelius-4)
Apabila umat mengetahui ada halangan-halangan pernikahan bagi pasangan-pasangan tersebut mohon segera memberitahukan kepada Pastor Paroki. Dan mohon doa bagi pasangan tersebut

Pengumuman Hari Minggu Biasa XXXII

TERIMA KASIH
Panitia HUT ke 83 Paroki Kristus Raja menyampaikan TERIMA KASIH atas partisipasi umat dalam Acara Kerja Bakti, pada hari Selasa, 5 November 2013

TEMU KRIDA PUTERA GEREJA
Dalam rangka meyambut HUT k3-83 Paroki Kristus Raja, akan diadakan "Temu Krida Putera Gereja " di Gedung Kristus Raja  pada:
  1. Wakil dari kelompok umur / BIAK-REKAT, hari Minggu, 10 November 2013, Jam 10.30
  2. Wakil dari Wilayah, hari Minggu, 17 November 2013, Jam 10.30 Terima Kasih atas partisipasinya
MISA SYUKUR HUT PAROKI KE 83
Mohon kehadiran umat dalam Misa Syukur Perayaan HUT ke 83 Paroki Kristus Raja yang diselenggarakan pada hari Minggu, 24 November 2013, pk 09.00 di Gereja Kristus Raja

NOVENA KRISTUS RAJA
Dalam Rangka menyambut HUT ke 83 Paroki Kristus Raja akan diadakan Novena Kristus Raja (9 Hari Kamis) dimulai pada 26 Sept-21 Nov 2013. Jam 18.00 di Gereja Kristus Raja. Buku Novena dapat diperoleh di depan Gereja. Mohon Kehadiran Umat

TUGAS WARUNG SOSIAL
Wilayah St.Bartolomeus (November 2013):
Minggu, 10 November 2013, pk 08.00-selesai: Membagi Sembako

JADWAL WARUNG 'RAHARJO'
Seksi Sosial Paroki bersama Warga Wil A-H dan Orka akan mengadakan 'Warung Nasi Murah' untuk melayani pengemudi becak dan asongan dengan harga Rp.1000,- tiap hari Rabu & Jumat, pk 08.00-11.00
  • Tgl 13-11-2013 & Tgl 15-11-2013 : Wilayah D
  • Tgl 20-11-2013 & Tgl 22-11-2013 : Wilayah E
  • Tgl 27-11-2013 & Tgl 29-11-2013 : Wilayah FX
Terima Kasih atas partisipasi Ibu/Bpk Wilayah dan ORKA atas pelayanannya. Tuhan Memberkati

PERTEMUAN REKAT
Pertemuan Rekat (Klas 5-6 SD, SMP, SMA Klas 1) diadakan tiap hari Minggu, pk 09.30 di Pendopo SMPK Stanislaus 1, Jl Residen Sudirman 5, Surabaya

PENDAFTARAN KEP
Kerasulan Kitab Suci telah membuka pendaftaran untuk KEP / Kursus Evangelisasi Pribadi ke 2 yang akan dimulai tanggal 8 Januari 2014. Pendaftaran pada: Marianus 08993677710; Yohannes 08123114522; Lily 0818325909

PENDAFTARAN PENTAS SENI
Dalam Rangka memeriahkan HUT Paroki KR ke-83, BIAK dan REKAT Kristus Raja akan mengadakan 'Pentas Seni'pada hari Sabtu 16 November 2013 di Gedung Kristus Raja pk 18.00. Pendaftaran peserta, tiket penonton dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh di depan pintu masuk gereja seharga Rp.2000,- CP tiket: Samantha (08983676869); Linda (085731508878); Lanny (081938231960) Mohon partisipasi umat . TERIMA KASIH